Latest Entries »

Play & Stay


Showing posts with label CERITAKU. Show all posts
Showing posts with label CERITAKU. Show all posts

04 May 2010

Ada Sebuah Masa

Ada seorang gadis kecil yang mengirimkan kata-kata ini untuk saya, membuat saya mengenang lagi bertahun2 yang lalu saat dia masih bnar2 kecil..

Jika Esok Tak Pernah Datang

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu terlelap tidur, Aku akan menyelimuti dengan lebih rapat, dan berdoa kepada Tuhan agar menjaga jiwamu.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu melangkah keluar pintu, aku akan memelukmu erat dan menciummu, dan memanggilmu kembali untuk melakukannya sekali lagi.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kudengar suaramu memuji, aku akan merekam setiap kata dan tindakan, dan memutarnya lagi sepanjang sisa hariku.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya, aku akan meluangkan waktu ekstra satu atau dua menit, Untuk berhenti dan mengatakan "Aku mengasihimu", dan bukannya menganggap kau sudah tahu.

Jadi, untuk berjaga-jaga seandainya esok tak pernah datang, dan hanya hari inilah yang kupunya, Aku ingin mengatakan betapa aku sangat mengasihimu, dan kuharap kita takkan pernah lupa.

Esok tak dijanjikan kepada siapa pun, baik tua maupun muda, Dan hari ini mungkin kesempatan terakhirmu untuk memeluk erat orang terkasihmu.

Jadi, bila kau sedang menantikan esok, mengapa tidak melakukannya sekarang?
Karena, bila esok tak pernah datang, kau pasti akan menyesali hari

Saat kau tidak meluangkan waktu untuk memberikan senyuman, pelukan, atau ciuman,
Dan saat kau terlalu sibuk untuk memberi seseorang apa yang ternyata merupakan permintaan terakhir mereka.

Jadi, dekap erat orang-orang terkasihmu hari ini, dan bisikkan di telinga mereka,
Bahwa kau sangat mengasihi mereka, dan kau akan selalu mengasihi mereka.

Luangkan waktu untuk mengatakan "Aku menyesal", "Maafkan aku", "Terima kasih", atau "Tidak apa-apa"
Dan bila esok tak pernah datang, kau takkan menyesali hari ini.

(- Norman Cornett Marek )

she's my beloved sister,

tulisan ini membuat saya tersadar bahwa terlalu bnyak waktu terbuang yang tidak kami habiskan bersama (meski terkadang seharusnya bisa). semoga tulisan ini membuat temen2 tidak menyesal jika hari ini menjadi hari terakhir kalian atau mereka, karena kita telah mengatakan bahwa kita menyanyangi mereka, dan bahwa kita juga tahu bahwa mereka menyanyangi kita.... ^^
Baca Selengkapnya...

06 May 2009

God didn't bring me this far to leave me.....


Kadang kita tidak mengerti apa yang Tuhan mau dalam hidup kita, seperti berjalan dalam lorong hitam yang panjang, kita tak tau akan berujung dimana.... layaknya mendaki gunung yang tinggi, terasa berat dan melelahkan.... kadang kita merasa ditinggalkan dan terabaikan, tak seorangpun mengerti kita, tak satupun bisa menolong kita, seperti mau mati rasanya................ hal yang lumrah dilakukan saat kita merasa dalam kesesakan adalah berseru kepada Tuhan dan memohon belas kasihannya, namun tak sedikit yang justru berlari menjauh darinya......, hmm... merasa kuat, merasa gagah, merasa pintar, dan merasa tak butuh Tuhan.... tersinggung?? jangan....!! saya hanya menceritakan apa yang saya alami... :D
sampai akhirnya kita tau, sejauh apapun kita berlari menjauh, semakin kita jatuh lebih dalam lagi... lorong yang hitam itu semakin panjang dan gelap, gunung yang kita daki semakin terjal dan tinggi..........., hmmm
sampai pada titik ini saya teringat apa yang pernah menjadi inspirasi buat saya bertahun2 yang lalu, yang telah hampir saya lupakan atau tidak mau mengingatnya lagi, cerita yang pertama kali saya dengar dari papa n mama saya.. cerita yang sering saya ucapkan pada adik2 dan teman2 saya........ cerita yang justru tidak mau kuingat lagi...... " saat semua baik-baik saja, tanpa masalah, beban dan persoalan aku berjalan berdua dengan Bapa.... meninggalkan dua pasang jejak kaki di belakang kami, semua terasa begitu indah....damai......, namun suatu ketika masalah,beban dan persoalan itu datang bertubi2, saat itu aku melihat jejak kaki itu tinggal sepasang.... aku merasa Bapa meninggalkan aku, tidak mendengar seruanku meminta tolong....... aku marah, berontak, dan berusaha menjauh tak mau mengenalNya lagi..... namun semakin aku berusaha untuk menjauh, semakin tak mampu aku menjauh.... semakin aku berusaha untuk berlari, semakin tak mampu pula aku berlari........ kemudian aku tersadar bahwa ternyata dalam segala permasalahan, beban, dan persoalan yang datang bertubi-tubi justru Bapa menggendong aku, dan meninggalkan jejak kakinya menggantikan jejak kaki-ku.... dengan tersenyum dia berkata 'semua akan baik-baik saja, jangan lah kamu kuatir' ...." pada akhirnya aku percaya .. bahwa Tuhan tidak akan membawa aku sejauh ini hanya untuk meninggalkan aku ........
Baca Selengkapnya...